Apakah Melanox Berbahaya?

apakah melanox berbahaya?

Melanox adalah krim pemutih produksi PT. Surya Dermato Medica Laboratories (PT. SDM), Berdiri sejak 5 Mei 1982 di provinsi Surabaya, di wilayah timur pulau Jawa, Indonesia. Anda pasti sudah tidak asing dengan produk ini. Produk yang telah lama beredar di pasaran, meskipun banyak orang mengklaim bahwa krim ini berbahaya, Namun banyak orang yang masih menggunakannya. apakah anda merasa aneh setelah membaca kalimat tersebut? saya akan mengajak anda untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk melanox ini.

Melanox memiliki kandungan Hidroquinon sebanyak 2%. Hidroquinon adalah obat yang berfungsi sebagai zat pemutih yang paling sering digunakan untuk pengobatan kasus pigmentasi seperti kulit kusam dan flek. Cara kerja Hydroquinon adalah dengan memberikan hambatan terhadap aktivitas enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen melanin. Selain itu Hydroquinon dapat menyebabkan kerusakan terhadap enzim tirosinase dan sel-sel melanosit (sel penghasil pigmen).

Hidrokuinon BERBEDA dengan Merkuri. Hydroquinon telah jelas bagaimana cara kerjanya pada kasus pigmentasi, efek samping apa saja yang mungkin terjadi dan bagaimana mengatasinya. Namun untuk merkuri, sampai sekarang masih belum jelas bagaimana cara kerjanya, diduga merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel melanosit secara permanen sehingga memicu terjadinya kanker kulit. Sampai saat ini, penggunaan merkuri untuk pengobatan kasus pigmentasi belum disetujui.

Meskipun banyak beredar informasi bahwa hidroquinon berbahaya, namun kenapa para dokter masih menggunakannya? karena di tangan yang benar, Hydroquinon akan sangat aman dan efektif.

Melanox bukan krim biasa yang baru dikenal. Melanox telah beraa di psaran sejak berathun-tahun lalu, jika melanox tersebut memang berbahaya, pemerintah pasti akan mencabut peredarannya. Contohnya seperti yang dilansir oleh Liputan6.com, Obat batuk Vicks Formula 44 DT, Kemasan: Dus, Botol Plastik 27 ML adalah salah satu obat  yang di tarik peredarannya, karena mengandung Bahan aktif Dekstrometorfan HBr.

Ada beberapa kasus terjadinya iritasi dan rasa panas serta kemeraahan pada wajah saat setelah menggunakaan hidroquion. hal ini terjadi karena efek samping yang diberikan hidroquinon pada kulit sensitif yang sebelumnya belum pernah mengunakannya.

Namun Kasus yang lainnya menyatakan bahwa ia baik-baik saja dalam pengunaan Melanox.
Dapat disimpulkan bahwa melanox akan memberikan efek yang berbeda bagi setiap jenis kulit. anda bisa melakukan tes kecocokan melanox dengan kulit anda, dengan cara mengoleskan melanox pada kulit di bagian bawah telinga. dan sangat disarankan untuk menggunakan sunblock saat pengguna melanox melakukan kegiatan diluar ruangan di siang hari.

Saya juga termasuk pengguna Melanox. Saya menggunakannya untuk menyamarkan bekas jerawat. Meskipun kulit saya terbilang sensitif, namun krim melanox tersebut tidak memberikan efek buruk pada kulit saya. saya hanya menggunakaannya beberapa kali saja dan saya oleskan pada bagian bekas jerawatnya saja. saya tidak menggunakannya dalam jangka waktu yang panjang dan tidak untuk mengoleskannya keseluruh wajah sebagai pemutih. hasilnya lumayan. Noda ersamarkan seperti yang dijanjikan, dan tidak memberi efek negatif apapun.

Selain itu Penggunaan jangka panjang hidrokuinon dapat menyebabkan kerusakan kulit yang disebut dengan ochronosis. Pada fenomena ochronosis ini akan terjadi bentukan warna gelap kebiruan, bentukan garis-garis seperti pisang dan bentukan bulat seperti telur ikan (caviar like). Ochronis ini terjadi jika menggunakan hydroquinon dengan dosis 10-20% atau diatas dosis tersebut dan Penggunaan jangka waktu panjang.  Meskipun Ochronosis baru ditemukan pada orang orang kulit hitam (negro), pada kaukasian dan asia belum ada laporan penelitiannya. Namun harus tetap diwaspadai, apalagi sampai sekarang belum ada bukti pengobatan yang efektif untuk kasus ini. Penggunaan hidrokuinon tidak boleh digunakan dalam waktu lama untuk menghindari resiko terjadinya ochronosis.

Hidrokuinon diduga menyebabkan kanker. Memang benar, pada penelitian terhadap tikus, didapatkan hasil bahwa hidrokuinon memang meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit, mungkin akibat penurunan jumlah pigmen melanin yang berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Namun selama 40 tahun digunakan secara topikal (dioles), belum pernah dilaporkan efek karsinogenik pada manusia.

Sebenarnya, penggunaan Hydroquinon dengan kadar 2% masih termasuk kadar yang aman. itulah kenapa banyak orang yang telah menggunakan hydroquinon dan baik baik saja. lagi pula BPOM bukan badan yang main-main dalam pekerjaannya. mereka juga melakukan pemeriksaan sebelum peluncuran produk tersebut.

Saran saya:
1. Gunakan Melanox sesuaai kebutuhan anda. oleskan pada bagian bekas jerawat saja hingga terlihat hailnya. jika telah hilang, anda bisa menghentikan penggunaan produk tersebut.
2. Gunakanlah Sunblock selama proses penggunaan melanox saat anda berada di luar ruangan.
3. Gunakanlah melanox sehari 2x saja. saya sarankan untuk menggunaakannya sebelum tidur.
4. Periksalah keamanan melanox untuk kulit anda dengan mengoleskannya di bawah telinga anda.

Bagaimanapun. segala sesuatu di dunia ini memiliki efek negatif dan positif. Dan segala sesuatu yang berlebihan itu menimbulkan efek yang tidak baik.
Sekarang saatnya anda mengambil keputusan.

Jika anda ingin tahu Kenapa Krim Pemutih menyebabkan Ketergantungan. Baca disini

Istavita Utama
Istavita Utama

Gadis pemalas yang otaknya dipenuhi oleh film, music, dan menulis.

1 comment:

  1. Makasih sudah berbagi ilmu beserta tips dan langkahnya, sangat bermanfaat sekali bagi saya...

    ReplyDelete